Memperbaiki Hubungan dengan Allah, with Shera

     Assalammu'alaikum. Hai, aku Shera. Saat ini aku sedang duduk di atas kasur dengan sprai bermotif kotak-kotak berwarna krem, di ruangan kamar kosku. Lalu terlintas di benakku untuk membuat rangkuman ceramah dari salah satu video yang tadi pagi aku dengarkan. Kupangku laptopku dan kuketikkan rentetan kata ini. Telingaku kusumpal dengan earphone, mendengarkan lagi ceramah yang tadi pagi kudengarkan. 

Judulnya sangat real dengan kondisiku sekarang. Dimana aku merasa sudah jauh dari Allah dan aku bingung bagaimana cara supaya dekat dengan Allah lagi. Dan satu-satunya cara yang terpikirkan olehku saat itu hanya mendengarkan ceramah. Dan kupilih salah satu ceramah dari Ust.Hanan Attaki dan Ust.Adi Hidayat. Mungkin ini akan menjadi salah satu part rangkuman ceramah yang aku dengarkan, hehe.

Dari yang aku dengarkan, aku dapat menarik beberapa pokok penting seperti :

- Orang shaleh jika mendapat musibah, akan langsung memeriksa hubungan dengan Allah. Jika kita mendapat musibah, itu tandanya kita sedang ada masalah dengan Allah. Entah itu karena shalat kita yang jadi sering terburu-buru, atau apapun. Jika kita mendapat kesusahan atau kesulitan, kemungkinan hubungan kita dengan Allah sedang renggang

- Jika kita punya masalah, selalu pikir "Jangan-jangan aku ada masalah ini sama Allah". Supaya kita kembali mendekat pada Allah dan hal itu mendorong kita selalu memperbaiki hubungan kita dengan Allah

- Bisa jadi hubungan kita dengan orang lain kurang akur juga karena hubungan kita dengan Allah kurang akur. Sehingga Allah tidak memperbaiki hubungan kita dengan manusia. Karena Allah bisa membolak-balikkan hati manusia

- Kita bisa senantiasa istighfar jika tidak ingat dosa apa yang sudah diperbuat. Maksudnya disini kita tidak ingat dosa kecil yang kita lakukan, kita bisa memperbanyak istighfar

- Perbanyak istighfar sebelum subuh

Itu beberapa poin penting yang kudapat dari mendengar ceramah tadi pagi. Dan setelah ceramah yang kudengarkan usai, aku mengscroll turun youtube di laptopku dan disana ada salah satu lagu yang aku tahu. "Rumah" lagu dari Salma Salsabil. Entah kenapa itu membuatku rindu rumah ku. Tiba-tiba saja aku teringat sosok orang tuaku yang 4 bulan ini belum bertemu lagi setelah libur semester. Aku jadi berpikir, bagimana nanti jika orang tuaku tiba-tiba meninggal? Aku pun jadi sadar, selama ini aku sering mengabaikan video call dari orang tuaku karena malas. Padahal, kemarin-kemarin aku rela menunggu telpon dari laki-laki yang saat itu dekat denganku sampai tengah malam. Aku jadi berpikir, kenapa aku mau membuang waktu untuk orang yang belum jelas menjadi siapa-siapa untukku dan mengabaikan orang tuaku yang jelas-jelas lebih penting bagiku.

Bagaimana jika Allah tiba-tiba mengambil mereka dan aku tidak punya kesempatan lagi untuk mengobrol dengan mereka? Padahal kami juga jarang bertemu karena aku kuliah di tempat yang jauh. Memikirkan kemungkinan-kemungkinan itu membuatku menangis. 

Aku harus memperbaiki hubunganku dengan orang tuaku. Setidaknya aku ingin menghabiskan waktu dengan mereka selagi bisa. Aku benar-benar merasa berdosa karena sering menghabiskan waktu telpon dan main bersama lawan jenis yang jelas-jelas bukan mahramku. Aku sudah membuang waktuku untuk dosa. 

Dosa yang bisa saja berimbas juga kepada orang tuaku. Aku tidak mau itu. Aku tidak mau orang tuaku disiksa gara-gara aku.

Ya Allah, saya tau hamba adalah makhluk yang banyak dosa. Dosa yang selalu saja saya ulang setelah mengucap ampun padamu. Tapi, saya mohon jangan tutup pintu taubat untuk saya. Saya mohon kali ini buatlah saya tidak mengulang dosa itu lagi. Saya mohon berikanlah saya kesempatan memperbaiki hubungan dengan-Mu dan dengan orang tua saya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Halo diriku, Ini Shera